You are here
Home > DESA MEMBANGUN > 11 Titik Dibangun

11 Titik Dibangun

KIARAPANDAK – Pemerintah Desa (Pemdes) Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, sukses realisasikan penyerapan anggaran Dana Desa (DD) dari Anggaran Penda­patan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Kegiatan tersebut diprioritaskan di sebelas titik lokasi di desa yang saat ini terdiri dari 37 RT, sepuluh RW dan tiga Kepala Dusun (Kadus). Kepala Desa (Kades) Kiarapandak Iwan Setiawan mengatakan, seluruh kegiatan tersebut terbagi tiga termin (tahap, red) sesuai regulasi yang berlaku.

”Untuk DD I 20 persen APBN 2018 direalisasikan untuk pengerasan Jalan Desa (Jaldes) Kampung Nyomplong Rp54.060.000, pengerasan Jaldes Kam­pung Pasireurih-Pasirmanggu Rp38.760.000 dan pembuatan lapangan sepak bola Rp140.550.000,” beber pria yang akrab disapa Jaro Iwan itu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana kurang lebih 30 hari kalender kerja. Sedangkan untuk DD II 40 persen APBN 2018 direalisasikan di tujuh lo­kasi berbeda, termasuk pengerjaan lanjutan dari DD tahap I.

”Kegiatan ini lanjutan pengerasan Jaldes Kampung Nyomplong Rp128.474.250, lanjutan kegiatan di Kampung Pasireurih Rp6.360.000 dan lanjutan pengerjaan lapangan sepak bola Rp62.961.000,” jelas kades yang menjabat sejak 2013 itu.

DD termin II, lanjut Iwan, juga dialo­kasikan pembuatan dua lokasi TPT di Kampung Nyomplong Rp169.936.000 dan TPT di Kampung Pasireurih Rp48.641.930. ”Kegiatan sedang ber­langsung. Ditargetkan 30 hari kalender kerja selesai (sesuai kondisi cuaca, red). Kegiatan ini kami gotong-royong ber­sama masyarakat desa,” katanya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Kiarapandak Evhot menambahkan, pihaknya juga sudah menargetkan enam titik skala prioritas untuk penyerapan DD III 40 persen APBN 2018 yang segera ber­langsung. ”Di antaranya rehab jemba­tan di Kampung Satu Rp116.941.986, lanjutan pengerasan Jalan Kampung Pasireurih Rp89.223.750 dan betoni­sasi Jaldes Kampung Cipatat-Cijambu Rp124.531.070,” bebernya. Selanjutnya, sambung Evhot, yakni lanjutan TPT di Kampung Pasireurih Rp52.879.745, pengerjaan Jaling Kampung Rasamala 475 meter dan pemberdayaan. ”Se­moga penyerapan APBN 2018 untuk peningkatan infrastrukur desa berman­faat bagi warga desa yang berjumlah 6.152 jiwa di wilayah seluas 680 hek­tare ini,” tandasnya. (yos/b/yok/run)

Tinggalkan Balasan

Top